Layanan Kami

Perkumpulan PITA Memberikan Layanan dalam berbagai bidang.

Galeri

Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Perkumpulan PEMUDA CINTA TANAH AIR (PITA)

Pengembangan UKM Nasi Kulit Julit
Pengembangan UKM Nasi Kulit Julit
Pembinaan kelompok warga mandiri
Pembinaan kelompok warga mandiri
Pembinaan komunitas olahraga lari
Pembinaan komunitas olahraga lari
Layanan penyemprotan disinfektan
Layanan penyemprotan disinfektan

PENGURUS

Ervan Purwanto
Ervan Purwanto Ketua Umum
Abqari Muhammad Al Fatih
Abqari Muhammad Al Fatih Sekretaris Jendral
Deni Martanti
Deni Martanti Bendahara Umum

PITA News

Berita Terbaru

“Penguatan Nilai Kebangsaan untuk Menjaga Persatuan di Era Digital dan Dinamika Sosial”

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan oleh dr. Hj. Erni Daryanti, M.Biomed
Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah
12 Maret 2026

Kotawaringin Barat, 12 Maret 2026 — Dalam rangka memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan era modern, dr. Hj. Erni Daryanti, M.Biomed melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Kegiatan ini mengusung tema:
“Penguatan Nilai Kebangsaan untuk Menjaga Persatuan di Era Digital dan Dinamika Sosial”, yang relevan dengan kondisi saat ini di mana masyarakat dihadapkan pada derasnya arus informasi, polarisasi sosial, serta tantangan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Acara dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ibu-ibu PKK, hingga warga Kelurahan Raja yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi terbuka, serta sesi tanya jawab.

Dalam pemaparannya, dr. Hj. Erni Daryanti menegaskan pentingnya pemahaman dan implementasi 4 Pilar Kebangsaan, Beliau menyoroti bahwa di era digital, masyarakat harus semakin bijak dalam menyaring informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh hoaks, ujaran kebencian, maupun isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan.

“Pemahaman terhadap 4 Pilar Kebangsaan bukan hanya sebatas pengetahuan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari, terutama dalam menjaga kerukunan dan toleransi di tengah keberagaman,” ujar dr. Hj. Erni Daryanti.

Selain itu, beliau juga mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan kepedulian sosial, serta aktif menjaga stabilitas lingkungan yang harmonis dan kondusif.

Para peserta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, karena dinilai memberikan wawasan yang bermanfaat serta memperkuat rasa cinta tanah air, khususnya bagi generasi muda.

Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun karakter bangsa yang kuat, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.

“Memperkuat Ketahanan Sosial dan Persatuan Bangsa di Era Digital dan Tantangan Global”

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan oleh dr. Hj. Erni Daryanti, M.Biomed di Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah
12 Maret 2026

Kotawaringin Barat, 12 Maret 2026 — Dalam upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, dr. Hj. Erni Daryanti, M.Biomed menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Kegiatan kali ini mengangkat tema :
“Memperkuat Ketahanan Sosial dan Persatuan Bangsa di Era Digital dan Tantangan Global”, yang dinilai sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana masyarakat dihadapkan pada derasnya arus informasi, potensi disinformasi, serta tantangan dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Acara dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan perempuan, serta warga setempat yang antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Kegiatan berlangsung dengan interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan sesi tanya jawab.

Dalam pemaparannya, dr. Hj. Erni Daryanti menegaskan pentingnya pemahaman dan pengamalan 4 Pilar Kebangsaan, yaitu:

  1. Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara
  2. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  3. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
  4. Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan persatuan dalam keberagaman

Beliau menekankan bahwa di era digital saat ini, masyarakat perlu memiliki kemampuan literasi yang baik agar tidak mudah terpengaruh oleh hoaks, ujaran kebencian, maupun provokasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

“Ketahanan bangsa tidak hanya dibangun dari aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kekuatan nilai, karakter, dan persatuan masyarakatnya. 4 Pilar Kebangsaan harus menjadi pegangan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar dr. Hj. Erni Daryanti.

Selain itu, beliau juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga harmoni sosial, menghormati perbedaan, serta memperkuat semangat gotong royong sebagai ciri khas bangsa Indonesia.

Peserta kegiatan menyambut baik sosialisasi ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda.

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, terutama di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat.

Senator Carel S.P. Suebu Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di SMA Negeri 1 Keerom

Keerom, 14 Maret 2026 — Senator asal Papua, Carel S.P. Suebu, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di SMA Negeri 1 Keerom pada Sabtu (14/3). Kegiatan ini diikuti oleh para siswa, guru, serta jajaran sekolah dengan penuh antusiasme.

Dalam kegiatan tersebut, Carel S.P. Suebu menyampaikan pentingnya pemahaman mendalam terhadap Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di tengah keberagaman yang ada di Papua.

“Generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan bangsa. Pemahaman terhadap Empat Pilar harus diwujudkan dalam sikap toleransi, semangat persatuan, dan rasa cinta tanah air,” ujar Carel dalam pemaparannya.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Para siswa terlihat aktif mengajukan pertanyaan dan menyampaikan pandangan terkait isu kebangsaan, tantangan generasi muda, serta pentingnya menjaga nilai persatuan di era globalisasi dan digital saat ini.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi kehadiran Senator Carel S.P. Suebu. Diharapkan melalui sosialisasi ini, para siswa dapat semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu upaya konkret dalam memperkuat karakter generasi muda Papua agar mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Darknet marketplaces adalah platform online yang memungkinkan transaksi anonim untuk barang dan jasa yang sering kali ilegal. Pengguna bisa membeli atau menjual berbagai produk mulai dari narkoba hingga perangkat digital yang diretas. Meskipun network ini menawarkan privasi lebih, mereka juga berisiko tinggi terhadap penipuan dan serangan cyber. Perkumpulan PITA (Perhimpunan Industri Teknologi Asli) memberikan layanan dalam berbagai bidang, seperti pelatihan teknologi informasi, pengembangan perangkat lunak, serta konsultasi manajemen. Mereka membantu perusahaan lokal serta internasional untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan di dunia teknologi yang terus berubah. Hubungan kolaboratif ini jkt jkt slot membuat banyak organisasi dapat tumbuh dan bersaing di global market. Momen kerja sama dan pembelajaran seperti ini sangat berharga bagi semua pihak yang terlibat. Apa yang seorang programmer katakan setelah menemukan bug? Saya debug, maka saya ada!