Dailami Firdaus; Sosialisasi Empat Pilar memperkuat peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
Jakarta — Dailami Firdaus Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) yang juga Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar bersama kelompok Majelis Taklim ibu-ibu di wilayah Kepulauan Seribu. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai kebangsaan, memperkokoh persatuan, serta menumbuhkan semangat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jumat (2/10/2026)
Dalam kegiatan tersebut, materi sosialisasi meliputi Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan persatuan dalam keberagaman, serta NKRI sebagai bentuk negara yang harus dijaga bersama.
Melalui kegiatan sosialisasi bersama Majelis Taklim ini, juga diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Para ibu memiliki posisi penting dalam keluarga, terutama dalam menanamkan nilai-nilai moral, toleransi, gotong royong, serta kecintaan terhadap tanah air kepada generasi penerus bangsa.
Dailami menyampaikan pesan dan harapan kepada para peserta agar nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan tidak hanya dipahami sebagai materi sosialisasi, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pancasila harus menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak. Saya berharap para ibu yang tergabung dalam Majelis Taklim dapat terus menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan, menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, dan membangun semangat persatuan di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” demikian pesan yang dapat disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Ia juga berharap Majelis Taklim tidak hanya menjadi tempat untuk memperdalam pengetahuan keagamaan, tetapi dapat berperan sebagai ruang memperkuat silaturahmi, membangun kepedulian sosial, serta menumbuhkan kesadaran kebangsaan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Menurutnya pesan yang diusung dalam kegiatan ini, persatuan bangsa perlu dirawat mulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, kemudian diperkuat melalui kehidupan bertetangga dan bermasyarakat. Perbedaan latar belakang, suku, budaya, maupun pandangan hendaknya tidak menjadi alasan untuk terpecah belah, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan yang harmonis.
Kepulauan Seribu, sebagai bagian dari wilayah Provinsi DKI Jakarta yang memiliki karakter masyarakat kepulauan, juga membutuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian dalam menghadapi berbagai tantangan sosial. Karena itu, partisipasi masyarakat, termasuk kaum perempuan, menjadi bagian penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat solidaritas, dan mendorong kemajuan lingkungan setempat.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan para peserta dapat meneruskan pemahaman mengenai Empat Pilar Kebangsaan kepada keluarga dan lingkungan masing-masing. Dengan demikian, nilai-nilai kebangsaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari perilaku sehari-hari.
Pesan utama kegiatan ini adalah bahwa menjaga Indonesia merupakan tanggung jawab bersama. Dari keluarga, Majelis Taklim, dan lingkungan masyarakat, semangat Pancasila, toleransi, gotong royong, serta persatuan harus terus dirawat demi terwujudnya kehidupan bangsa yang damai, harmonis, dan berkeadilan.
Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi perempuan dalam menjaga keutuhan NKRI sekaligus melahirkan generasi yang berkarakter, berakhlak, memiliki semangat kebangsaan, dan mencintai Indonesia. Pemahaman terhadap nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, toleran, dan berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara. Tutup Dailami

Leave a Reply