Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Bersama dr. Hj. Erni Daryanti Disambut Antusias Masyarakat

Gelorakan Semangat Kebangsaan di Majelis Taklim, Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Bersama dr. Hj. Erni Daryanti Disambut Antusias Masyarakat Kotawaringin Barat
KOTAWARINGIN BARAT, KALIMANTAN TENGAH – Semangat nasionalisme tidak hanya tumbuh di ruang-ruang formal kenegaraan, tetapi juga bersemi kuat di tengah majelis ilmu masyarakat. Hal ini terlihat jelas saat dr. Hj. Erni Daryanti menggelar agenda Sosialisasi Empat Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) yang berlangsung hangat di Musholah Al Hikmah, bersama ibu-ibu Majelis Taklim At-Tawwabin, Kabupaten Kotawaringin Barat, pada Minggu (14/12/2025).
Kehadiran dr. Hj. Erni Daryanti disambut dengan antusiasme luar biasa oleh puluhan jamaah. Suasana religius yang kental di Musholah Al Hikmah berpadu selaras dengan narasi kebangsaan yang disampaikan, menciptakan diskusi yang dinamis mengenai peran penting perempuan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari lingkup terkecil, yaitu keluarga.
Dalam pemaparannya yang komprehensif, dr. Hj. Erni Daryanti menekankan bahwa ibu-ibu majelis taklim memiliki peran strategis sebagai “benteng pertahanan” ideologi bangsa. Menurutnya, pemahaman mengenai Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sangat krusial untuk dimiliki oleh kaum ibu agar dapat diwariskan kepada anak-anak mereka.
“Ibu adalah madrasah pertama bagi putra-putrinya. Jika ibu-ibu di Majelis Taklim At-Tawwabin ini memiliki pemahaman yang kuat tentang Empat Pilar, maka nilai-nilai toleransi, kejujuran, dan cinta tanah air akan tertanam sejak dini dalam keluarga kita. Persatuan bangsa ini dimulai dari kerukunan di dalam rumah tangga,” ungkap dr. Hj. Erni Daryanti di hadapan para jamaah.
Dr. Erni tidak hanya menyampaikan teori konstitusi, namun juga membumikan nilai-nilai Empat Pilar ke dalam contoh kehidupan praktis yang relevan dengan ibu-ibu majelis taklim:
-
Pancasila dan Etika bertetangga: Bagaimana nilai ketuhanan dan kemanusiaan diwujudkan melalui sikap saling tolong-menolong tanpa memandang perbedaan.
-
UUD 1945 dan Perlindungan Keluarga: Memberikan pemahaman tentang hak-hak perempuan dan anak yang dijamin oleh konstitusi.
-
NKRI dan Ketahanan Pangan: Mengajak ibu-ibu mencintai produk dalam negeri dan menjaga stabilitas ekonomi keluarga sebagai bentuk kontribusi bagi kedaulatan negara.
-
Bhinneka Tunggal Ika dalam Bermedsos: Mengingatkan pentingnya menyaring informasi (tabayyun) agar tidak terjebak dalam hoaks yang dapat memecah belah silaturahmi.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul, mulai dari cara mendidik anak di era digital hingga bagaimana menjaga kerukunan antarumat beragama di lingkungan sekitar. dr. Hj. Erni menjawab setiap pertanyaan dengan pendekatan yang humanis dan penuh kekeluargaan, khas sosok seorang dokter sekaligus wakil rakyat yang dekat dengan rakyatnya.
Pengurus Majelis Taklim At-Tawwabin menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi mereka. Selama ini, Empat Pilar sering dianggap sebagai materi yang berat, namun melalui penyampaian dr. Hj. Erni, materi tersebut menjadi mudah dipahami dan terasa sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin agar semangat dari Musholah Al Hikmah ini menular ke lingkungan yang lebih luas. Ibu-ibu yang cerdas dan nasionalis adalah kunci Indonesia yang kuat,” tutup dr. Hj. Erni sebelum mengakhiri sesi dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan bangsa.
dr. Hj. Erni Daryanti adalah anggota MPR RI yang dikenal aktif melakukan pendekatan pemberdayaan perempuan dan edukasi kesehatan. Melalui program Sosialisasi Empat Pilar, beliau berkomitmen untuk terus menyentuh berbagai lapisan masyarakat, termasuk komunitas keagamaan, guna memastikan nilai-nilai kebangsaan tetap menjadi nafas utama dalam kehidupan bermasyarakat di Kalimantan Tengah.
Leave a Reply