M. RAKHMAN, KERAGAMAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN WUJUD PANCASILA

Bertumbuhnya pondok pesantren dan juga minat untuk mengenyam pendidikan di pondok pesantren sangatlah luar biasa. Pendidikan keagamaan yang menjadi dasar di dalam pesantren dan keberagaman santri yang berasal dari berbagai daerah sangatlah mencerminkan nilai nilai yang terkandung didalam pancasila. Ujar H. Muhammad Rakhman, SE., ST., MA ( 25/5/2023 )

Tentunya sistem yang diterapkan didalam pondok pesantren, saya menyakini mampu meredam polarisasi kedaerahan didalamnya, walaupun ada saja oknum yang menyusupi sehingga ada juga santri yang memiliki sikap dan cara pandang ekstrim dalam beragama. Namun saya melihat itu hanyalah segelintir saja dan masuk kepada ranah pribadi sisantri tersebut saja.

Rakhman menambahkan, dalam perkembangan saat ini terkait mekanisme pendidikan dan pengelolaan pesantren, memang selalu mengikuti perkembangan jaman, para santri tidak hanya memiliki pengetahuan dan pemahaman keagamaan saja, namun juha harus dibarengi dengan wawasan mengenai teknologi dan kreatifitas serta hal hal lain yang tentunya bertujuan sebagai bekal sisantri setelah sudah selesai menyelesaikan pendidikannya nanti.

Saya sangat yakin di lingkungan Pondok Pesantren Haddadil Qulub sangatlah memahami pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika, tentunya bukan sekedar pemahaman tetapi juga telah mengimplemetasikannya secara utuh.

Karena kita semua sebagai santri sangatlah menyakini hubbul-wathan minal-iman yaitu mencintai bangsa merupakan tanda keimanan. Oleh karena itu kecintaan kita para santri terhadap bangsa dan Negara janganlah disangsikan dan harus diingat Perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia tidak lepas dari peran para ulama dan para santri. Tutup M. Rakhman Angggota MPR DPD RI Provinsi Kalimantan Tengah.