Berawal dari Birokrat, Pj Gubernur Heru Budi Hartono Dinilai Sebagai Role Model ASN Jakarta

Jakarta – Masa transisi kepemimpinan Gubernur Jakarta, kini sudah berjalan 260 hari. Penjabat (Pj) Gubernur yang menggantikan posisi Anies Baswedan sementara dipegang oleh Heru Budi Hartono, salah satu ASN terbaik di lingkungan  Pemprov DKI Jakarta.

Sepak terjangnya di pemerintahan tidak perlu diragukan lagi. Presiden mengamanatkan, Kepala Sekretariat Kepresidenan (Kasetpres), Heru Budi Hartono yang semula merupakan birokrat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memimpin Jakarta kini.

Kariernya sebagai pejabat Pemprov DKI dimulai dari Wali Kota Jakarta Utara kemudian diangkat menjadi Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri (KDH KLN) era Gubernur Joko Widodo dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan sejumlah jabatan birokrat lain di Pemprov DKI Jakarta hingga sekarang menjadi Pejabat Gubernur DKI Jakarta.

Pengurus Pusat Pemuda Cinta Tanah Air Deni Martanti mengatakan, Pj Gubernur Heru Budi Hartono bisa disebut sebagai role model ASN DKI. Sebab, beliau lahir dari birokrat seperti halnya Gubernur Fauzi Bowo kala itu.

Tak mudah untuk mencapai tangga kekuasaan seperti sekarang dari sebelumnya seorang pejabat birokrat yang mengabdi sebagai putra daerah.

Namun Heru Budi Hartono membuktikan, bahwa karier ASN bisa mencapai tingkat tertinggi dalam birokrasi.

“Beliau membuktikan, untuk mencapai sebuah tangga kekuasaan, jalurnya bisa dari birokrasi. Undang-undang juga membolehkan, nggak hanya jalur politik,” ujarnya dalam diskusi media yang diselenggarakan oleh Kosadata.com, dengan tema Menakar Sepak Terjang Heru Budi Hartono, Reformasi Birokrasi Mencetak Role Model ASN Jakarta, di Hotel D’Arcici Cempaka Putih, Rabu (12/7/2023).

Diskusi media yang diselenggarakan oleh Kosadata.com, dengan tema Menakar Sepak Terjang Heru Budi Hartono, Reformasi Birokrasi Mencetak Role Model ASN Jakarta

Menurut Deni Martanti, Jakarta membutuhkan pemimpin yang berorientasi pada pelayanan masyarakat,  dan Heru Budi Hartono membuktikan bisa melakukannya.

Selain itu, sebagai Pj Gubernur Heru Budi Hartono juga bisa menjadi penjembatan kebijakan daerah dengan pemerintah pusat.

“Beliau ini punya kelebihan, bisa mengkomunikasikan birokrasi yang berkaitan dengan pusat kepada daerah. Tidak banyak yang bisa multi tasking, tapi saya melihat pak Heru cukup mumpuni, mungkin beliau sudah melanglang buana, track record panjang. Kita bisa liat apa yang dia kerjakan cukup baik,” ujarnya.

Selain itu, di masa transisi kepemimpinan Jakarta yang sangat berkembang pesat Heru Budi Hartono cukup adaptif dan menyesuaikan diri dalam pekerjaannya.

“Jarang ada yang bisa menyesuaikan diri dalam jabatannya di dua tempat yang berbeda,” tutur Deni.

Sejauh ini, ungkapnya, kebijakan Pj Gubernur Heru Budi Hartono masih pro kepada masyarakat.  “Beliau memiliki komunikasi yang baik kepada masyarakat,” katanya.

Ketua Umum Fakta Ary Subagio menjelaskan, Pj Gubernur Heru Budi Hartono bisa melakukan terobosan yang hebat di Jakarta dengan memangkas hal tidak penting yang dalam 5 tahun terakhir mendarah daging yakni keberadaan TGUPP.

Heru Budi Hartono juga dianggap cukup berani menjalankan kebijakan anti mainstream seperti sebelumnya.

“Kedua bagaimana membangun komunikasi, kalau kita mau baik pelayanan publik penting diutamakan. komunikasi publik, mendengarkan dan menjalankan apa yang diinginkan warga. Pak Heru bisa belajar dari Pak Ahok dan pak Foke yang disegani,” katanya.

Akademisi dan juga penulis buku, Deni Gunawan menjelaskan, bahwa Pj Gubernur Heru Budi Hartono bisa menjadi role model birokrat di DKI Jakarta.

Melalui dirinya, ASN DKI Jakarta punya harapan jenjang karier tertinggi di pemerintahan. “Bisa, ini terjadi juga pada pak Foke. ASN bisa mencapai puncak karier tertinggi. Tinggal jalurnya seperti apa,” ucap Deni.

Sepak terjangnya di pemerintahan tak perlu diragukan lagi, sejak Wali Kota hingga seperti sekarang merupakan tangga karier yang merangkak cukup sulit untuk mencapainya.

“Tentu nggak mudah sampai kepada PJ Gubernur Jakarta. Karena Jakarta kan sorotan, artinya meskipun ada keterikatan pak Jokowi (Presiden) dan pak Heru, nggak akan segampang itu pak Jokowi memberikan kepercayaan kepada pak Heru,” kata Deni.

Menurut Deni, Pj Gubernur Heru Budi Hartono paham bagaimana mengelola dan mengorkestrasikan birokrat di Jakarta.

Sebelumnya beliau pernah bilang dalam beberapa media, agar eksistensi dinas-dinas di Jakarta harus difungsikan sebaik mungkin.

“Pak Heru memahami betul kebutuhan eksistensinya. Beliau akan menempatkan birokrat-birokrat itu untuk menyelesaikan masalah masyaraka,” katanya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ketua Umum Rumah Aktivis Institute, Andri Nurkamal, bahwa  Heru Budi Hartono bekerja dengan berorientasi pada pelayanan. “Beliau berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tuturnya.