Archives 2023

Habib Said Abdurrahman : Melewati Bonus Demografi Empat Pilar Kebangsaan merupakan suatu sistem yang tidak boleh ditinggalkan satupun.

Palangkaraya, 16 November 2023
saat ini Indonesia sedang berada dalam periode Bonus Demografi. Indonesia merupakan negara peringkat keempat yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia. Jumlah penduduk di Tanah Air terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Jumlah penduduk Indonesia mencapai 275,36 juta jiwa pada Juni 2022. Dari jumlah tersebut, ada 190,83 juta jiwa (69,3%) penduduk Indonesia yang masuk kategori usia produktif, 67,16 juta jiwa (24,39%) penduduk usia belum produktif dan sebanyak 17,38 juta jiwa (6,31%) merupakan kelompok usia sudah tidak produktif. Dengan komposisi jumlah penduduk tersebut, maka rasio ketergantungan/beban tanggungan (depency ratio) sebesar 44,3%.

Read More

Anggota MPR RI Hj. Yustina Ismiati, SH., MH Menggelar Aspirasi Masyarakat dengan Tema Pemanfaatan Kebebasan Menggunakan Teknologi Digitalisasi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Era Demokrasi Pancasila

Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan saat ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif, memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas bagi kehidupan manusia. Khusus dalam bidang teknologi, masyarakat sudah menikmati dan banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam akhir-akhir tahun ini. Manfaat teknologi khususnya dalam bidang internet semakin sangat terasa bagi pemakainya, seperti misalnya para internet marketer, narablog, blogger, dan juga sekarang toko online semakin mempunyai tempat di mata para konsumen yang sedang mencari barang tertentu.

Read More

Hj. Yustina Ismiati, SH., MH meminta kepada seluruh masyarakat Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah untuk mewaspadai bahaya stunting

Kotawaringin Barat, 18 Juli 2023
Tingkat stunting sebagai dampak kurang gizi pada balita di Indonesia melampaui batas yang ditetapkan WHO. Kasus stunting banyak ditemukan di daerah dengan kemiskinan tinggi dan tingkat pendidikan yang rendah.

Indonesia digadang-gadang menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia dalam beberapa dekade mendatang. PricewaterhouseCoopers (PWC), misalnya, memprediksi ekonomi Indonesia masuk dalam lima besar dunia pada 2030, bahkan menjadi ke-4 negara dengan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2050 nanti. Jika itu terjadi, posisi Indonesia hanya akan ada di bawah Tiongkok, India dan Amerika Serikat.

Read More

Pemerintah Harus Tegas dalam menghadapi Gempuran Tik Tok

PITA, 07 Oktober 2023
Saat ini Sedang heboh salah satu platform sosial media dari tiongkok yang dilarang berjualan di Indonesia karena dianggap menjadi salah satu penyebab lesunya UMKM dan para pedagang kecil di Pasar. hal tersebut tentunya menjadi ramai perbincangan dikalangan masyarakat baik customer maupun seller, tentunya ada pro dan kontra yang terjadi di masyarakat.

Hal ini sebenarnya sudah terbaca sejak lama jika platform sosial media tersebut akan merebut pasar kita terutama UMKM Bahkan tak sedikit dari kalangan artist dan public figure turut berjualan dan merlakukan LIVE setiap hari untuk menarik pembeli. Tentunya ini dianggap sangat memudahkan mereka dalam meraup untung karena menggabungkan sosial media dan e-commerce dalam satu aplikasi, dimana tentunya ini sangat menjadi mudah bagi seller untuk berjualan sambil berpromosi.

Dinegara maju platform ini dengan tegas dan terang-terangan di larang digunakan warganya. seharusnya kita juga bisa belajar dan mengambil apa manfaatnya dari kebijakan negara tersebut. Dari catatan kami tak kurang ada 10 negara yang sudah melarang tegas aplikasi tersebut masuk dan dapat digunakan warganya tentunya. Dan pemerintah Indonesia baru tersadar setelah mereka menguasai pasar domestik dengan produk-produk impor yang membanjiri pasar dengan harga yang jauh lebih murah dipasaran.

Perkembangan teknologi turut mempercepat berkembangnya perdagangan bebas, sebagai negara berkembang tentunya Indonesia harus memiliki regulasi yang kuat dalam menghadapi persaingan bebas tersebut. Pemuda Cinta Tanah Air sebagai Organisasi atau Perkumpulan yang memiliki misi turut serta dalam menumbuh kembangkan potensi yang dimiliki bangsa Indonesia baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia tentunya sangat tersentil melihat hal ini. Bagaimana kecekatan serta kecepatan membaca situasi kedepan sangat penting bagi pemerintah tentunya dalam membuat kebijakan yang dapat berdampak kepada kehidupan bangsa di masa mendatang.

Dengan adanya kasus ini semoga menjadi pelajaran bagi seluruh elemen bangsa untuk dapat menjaga kedaulatan secara bersama-sama karena penjajahan di era sekarang bukan lagi dengan mengangkat senjata namun dengan melemahkan dan menyerang generasi muda melalui teknologi dan digitalisasi. *DM*

H. Muhammad Rakhman, SE., ST., M.A sampaikan bagaimana dampak era digitalilasi terhadap nilai-nilai falsafah bangsa

Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah
Era Digitalilasi menjadi fokus perhatian seluruh elemen bangsa, dimana perkembangannya sangat cepat dan Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki responsibilitas yang sangat tinggi terhadap digitalisasi disegala bidang salah satunya sosial dan ekonomi.

“Memang benar fenomena masuknya budaya asing ke Indonesia menjadi fenomena baru saat ini, apalagi mudahnya masyarakat mengakses informasi apapun dari internet. Hal ini yang menjadi tugas kita Bersama untuk bisa menjaga anak-anak kita sebagai generasi masa depan agar dapat menyaring hal-hal yang tdk sesuai dng falsafah bangsa dan nilai-nilai keagamaan” hal tersebut yang disampaikan Senator asal Kalimantan Tengah, H. Muhammad Rakhman, SE., ST., M.A dalam acara sosialisasi 4 pilar kebangsaan oleh MPR RI yang digelar pada tanggal 28 September 2023.

Nilai-nilai yang harus tetap kita jaga dengan bersama-sama agar bangsa ini tidak mengalami disintegerasi bangsa imbuhnya dalam kegiatan yang digelar di Yayasan H.Ebol tersebut.

Bagaimana cara kita dalam menghadapi era digitalisasi yang sangat cepat perkembangannya ini, salah satunya adalah dengan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda saat ini, ini menjadi tugas bersama dari lingkung terkecil keluarga hingga ke lingkungan sekolah dan masyarakat.

Perlunya pondasi kuat dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan tersebut menjadi modal utama dalam menangkis serangan atau gempuran dari teknologi yang sudah mulai masuk dan menguasai budaya, sosial dan ekonomi masyarakat.

SENATOR DKI JAKARTA, DAILAMI FIRDAUS BERSAMA DENGAN KEMENSOS dan KOMISI NASIONAL DISABILITAS MEMBERIKAN BANTUAN ASISTENSI REHABILITAS SOSIAL (ATENSI) DI KEPULAUAN SERIBU.

Jakarta – Senator DKI Jakarta, Dailami Firdaus bersama dengan Kementerian Sosial memberikan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial kepada masyarakat di Pulau Pramuka, kamis (3/8/2023).

Dalam kegiatan tersebut, Kementerian Sosial bersama Dailami Firdaus dan Komisi Nasional Disabilitas (KND) memberikan total bantuan senilai hampir 500 juta.

Adapun bantuan yang diberikan dalam bentuk pemenuhan kebutuhan sosial, alat disabilitas; berupa kursi roda, alat bantu jalan, alat bantu pendengaran, stroler anak, dan bantuan kewirausahaan.

Dalam kegiatan tersebut, Dailami Dirdaus menyampaikan terimakasih kepada KND dan Sentra Handayani atas kolaborasi yang efektif sehingga penyaluran Bantuan Atensi di wilayah Kepulauan Seribu cepat terealisasikan.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Komisi Nasional Disabilitas (KND), Kemensos yang dalam hal ini melalui Sentra Handayani, karena sudah merealisasikan bantuan pada masyarakat di kepulauan seribu pada pagi hari ini” ucap Dailami Firdaus.

Lebih lanjut Dailami Firdaus menyampaikan agar kegiatan seperti ini bisa terus ditingkatkan sehingga masyarakat yang terbantu bisa lebih luas lagi.

Diujung Bang Dailami juga membacakan sebaris pantun:

Beli tas dikampung seruni
Metik belimbing sama kelapa muda
Sahabat disabilitas bukan untuk di kasihani
Tapi di bimbing sesuai potensi yang ada

Selanjutnya, Kepala Sentra Handayani yang diwakilkan Sigit Wicaksono dalam sambutannya menyampaikan bahwa sejauh ini nilai bantuan yang diberikan di wilayah kepulauan seribu merupakan yang terbesar.

Selain itu, Sigit juga menginginkan agar ke depan sinergi seperti ini bisa terus ditingkatkan.

“Perlu saya sampaikan, bahwa sejauh ini bantuan yang diberikan kepada masyarakat di wilayah kepulauan seribu ini yang paling besar. Saya juga berharap agar sinergi seperti ini bisa terus ditingkatkan sehingga akan semakin banyak masyarakat yang bisa mendapatkan bantuan” tuturnya.

Ketua Komisi Nasional Disabilitas (KND), Dante Ratnalia juga mengucapkan terimakasih atas kolaborasi dan atensi dari Sentra Handayani serta Prof. Dailami Firdaus sehingga kegiatan hari ini bisa terealisasikan.

“Saya mengucapkan terimakasih atas atensi dari Sentra Handayani dan Prof. Dailami Firdaus sehingga kegiatan hari ini bisa terselenggara dengan baik” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Kepulauan Seribu dalam hal ini diwakilkan oleh Agni

“Mewakili Bupati Kepulauan Seribu saya ucapkan terimakasih atas perhatiannya kepada kami warga di Kepulauan Seribu” ucap Agni

Bantuan yang diberikan tersebar ke 8 pulau di wilayah Kepulauan seribu. Yaitu : Pulau Panggang, Pulau Untung Jawa, Pulau Lancang, Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa, dan Pulau Harapan.

 

BANG DAILAMI, SOSIALISASI 4 PILAR MENGUATKAN JATI DIRI BANGSA

Jakarta – Prof. Dr. H. Dailami Firdaus Anggota MPR DPD RI dapil Provinsi DKI Jakarta menyatakan bahwa penempatan Identitas nasional adalah suatu hal yang sangat penting, terutama disaat ini, selasa (18/7/2023).

Para pemuda harus dapat memfilter secara baik dan utuh serta memilih dan memilah mana yang sesuai dengan karakteristik daripada budaya bangsa dan yang mampu diterima masyarakat luas. Pemikiran pemikiran luar yang begitu agressif masuk dengan mudah kedalam bisa diibaratkan laksana dua mata pisau yang sangat tajam.

Bila kita salah menyerap dan mengunakan maka hasilnya jelas akan berdampak negatif bagi diri kita dan masyarakat tentunya. Oleh karena itu sosialisasi dan penanaman pemahaman kehidupan berbangsa bernegara serta bermasyarakat harus terstruktur dan sesuai dengan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan bhineka tunggal ika, jika ini semua dijalankan selaras maka apapun terjangan dari pemikiran dan ide ide luar akan dapat mudah tersaring sesuai dengan kebutuhan masyarakat kita. Ujar Bang Dailami

Kita dapat memulai pembentengan guna menjalankan apa yang terkandung dalam Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI dengan hal sederhana, yaitu dengan membaca buku-buku tentang perjuangan para pahlawan, lebih mencintai produk lokal dengan cara bangga menggunakan produk buatan local.

Selain itu kita juga dapat mempelajari dan mengetahui kebudayaan-kebudayaan yang ada pada daerah tempat tinggal masing-masing agar budaya tersebut tetap lestari dan tidak luntur atau bahkan hilang dimakan oleh zaman. Ini semua adalah tugas kita terutama para generasi berikutnya, agar tidak terjebak kepada budaya luar yang begitu terlihat mengasyikan dan mengoda, sehingga melupakan jati diri asli dari bangsa sendiri. Tutup Bang Dailami

HJ. YUSTINA, Sosialisasi Empat Pilar Bersama Kader KB, Pendamping Stunting dan Keluarga Senam Tera

Kotawaringin Barat – Anggota MPR RI Dra. Hj. Yustina Ismiati, S.H., M.H menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan bagi pengurus dan kader Kader KB, Pendamping Stanting dan Keluarga Senam Tera se Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin (26/06/2023) .

Selaku anggota MPR DPD RI Hj. Yustina, menyampaikan harapan kepada seluruh kader-kader KB, Pendamping Stanting dan Keluarga Senam Tera untuk mengikuti dengan seksama sosialisasi kebangsaan terkait Pancasila, UUD 1945, NKRI dan bhinneka tunggal ika ini.

Kegiatan ini bukan hanya sekedar memberikan informasi dan para hadirin mendengarkan, namun juga harus memahami serta dapat mengaplikasikannya secara sungguh-sungguh dalam kehidupan bermasyarakat. Semua yang hadir pada hari ini memiliki kewajiban yang sama yaitu mensosialisasikan dan menerapkan nilai yang terkandung dalam pancasila. Ujar Yustina.

Ketika semua dilakukan dengan penuh kesadaran dan mengedepankan hati nurani saya yakin kita semua akan mampu mengatasi segala permasalahan didalam kehidupan bermasyarakat, seperti Stunting dan yang lainnya. Kepekaan dalam bermasyarakat yang akan membuat kita memiliki empati dan simpati didalam kehidupan bermasyarakat akan semakin menumbuhkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan serta mengedepankan musyawarah didalam setiap pengambiilan keputusan, sehingga akan terwujud keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Tutup Yustina.

Berawal dari Birokrat, Pj Gubernur Heru Budi Hartono Dinilai Sebagai Role Model ASN Jakarta

Jakarta – Masa transisi kepemimpinan Gubernur Jakarta, kini sudah berjalan 260 hari. Penjabat (Pj) Gubernur yang menggantikan posisi Anies Baswedan sementara dipegang oleh Heru Budi Hartono, salah satu ASN terbaik di lingkungan  Pemprov DKI Jakarta.

Sepak terjangnya di pemerintahan tidak perlu diragukan lagi. Presiden mengamanatkan, Kepala Sekretariat Kepresidenan (Kasetpres), Heru Budi Hartono yang semula merupakan birokrat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memimpin Jakarta kini.

Kariernya sebagai pejabat Pemprov DKI dimulai dari Wali Kota Jakarta Utara kemudian diangkat menjadi Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri (KDH KLN) era Gubernur Joko Widodo dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan sejumlah jabatan birokrat lain di Pemprov DKI Jakarta hingga sekarang menjadi Pejabat Gubernur DKI Jakarta.

Pengurus Pusat Pemuda Cinta Tanah Air Deni Martanti mengatakan, Pj Gubernur Heru Budi Hartono bisa disebut sebagai role model ASN DKI. Sebab, beliau lahir dari birokrat seperti halnya Gubernur Fauzi Bowo kala itu.

Tak mudah untuk mencapai tangga kekuasaan seperti sekarang dari sebelumnya seorang pejabat birokrat yang mengabdi sebagai putra daerah.

Namun Heru Budi Hartono membuktikan, bahwa karier ASN bisa mencapai tingkat tertinggi dalam birokrasi.

“Beliau membuktikan, untuk mencapai sebuah tangga kekuasaan, jalurnya bisa dari birokrasi. Undang-undang juga membolehkan, nggak hanya jalur politik,” ujarnya dalam diskusi media yang diselenggarakan oleh Kosadata.com, dengan tema Menakar Sepak Terjang Heru Budi Hartono, Reformasi Birokrasi Mencetak Role Model ASN Jakarta, di Hotel D’Arcici Cempaka Putih, Rabu (12/7/2023).

Diskusi media yang diselenggarakan oleh Kosadata.com, dengan tema Menakar Sepak Terjang Heru Budi Hartono, Reformasi Birokrasi Mencetak Role Model ASN Jakarta

Menurut Deni Martanti, Jakarta membutuhkan pemimpin yang berorientasi pada pelayanan masyarakat,  dan Heru Budi Hartono membuktikan bisa melakukannya.

Selain itu, sebagai Pj Gubernur Heru Budi Hartono juga bisa menjadi penjembatan kebijakan daerah dengan pemerintah pusat.

“Beliau ini punya kelebihan, bisa mengkomunikasikan birokrasi yang berkaitan dengan pusat kepada daerah. Tidak banyak yang bisa multi tasking, tapi saya melihat pak Heru cukup mumpuni, mungkin beliau sudah melanglang buana, track record panjang. Kita bisa liat apa yang dia kerjakan cukup baik,” ujarnya.

Selain itu, di masa transisi kepemimpinan Jakarta yang sangat berkembang pesat Heru Budi Hartono cukup adaptif dan menyesuaikan diri dalam pekerjaannya.

“Jarang ada yang bisa menyesuaikan diri dalam jabatannya di dua tempat yang berbeda,” tutur Deni.

Sejauh ini, ungkapnya, kebijakan Pj Gubernur Heru Budi Hartono masih pro kepada masyarakat.  “Beliau memiliki komunikasi yang baik kepada masyarakat,” katanya.

Ketua Umum Fakta Ary Subagio menjelaskan, Pj Gubernur Heru Budi Hartono bisa melakukan terobosan yang hebat di Jakarta dengan memangkas hal tidak penting yang dalam 5 tahun terakhir mendarah daging yakni keberadaan TGUPP.

Heru Budi Hartono juga dianggap cukup berani menjalankan kebijakan anti mainstream seperti sebelumnya.

“Kedua bagaimana membangun komunikasi, kalau kita mau baik pelayanan publik penting diutamakan. komunikasi publik, mendengarkan dan menjalankan apa yang diinginkan warga. Pak Heru bisa belajar dari Pak Ahok dan pak Foke yang disegani,” katanya.

Akademisi dan juga penulis buku, Deni Gunawan menjelaskan, bahwa Pj Gubernur Heru Budi Hartono bisa menjadi role model birokrat di DKI Jakarta.

Melalui dirinya, ASN DKI Jakarta punya harapan jenjang karier tertinggi di pemerintahan. “Bisa, ini terjadi juga pada pak Foke. ASN bisa mencapai puncak karier tertinggi. Tinggal jalurnya seperti apa,” ucap Deni.

Sepak terjangnya di pemerintahan tak perlu diragukan lagi, sejak Wali Kota hingga seperti sekarang merupakan tangga karier yang merangkak cukup sulit untuk mencapainya.

“Tentu nggak mudah sampai kepada PJ Gubernur Jakarta. Karena Jakarta kan sorotan, artinya meskipun ada keterikatan pak Jokowi (Presiden) dan pak Heru, nggak akan segampang itu pak Jokowi memberikan kepercayaan kepada pak Heru,” kata Deni.

Menurut Deni, Pj Gubernur Heru Budi Hartono paham bagaimana mengelola dan mengorkestrasikan birokrat di Jakarta.

Sebelumnya beliau pernah bilang dalam beberapa media, agar eksistensi dinas-dinas di Jakarta harus difungsikan sebaik mungkin.

“Pak Heru memahami betul kebutuhan eksistensinya. Beliau akan menempatkan birokrat-birokrat itu untuk menyelesaikan masalah masyaraka,” katanya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ketua Umum Rumah Aktivis Institute, Andri Nurkamal, bahwa  Heru Budi Hartono bekerja dengan berorientasi pada pelayanan. “Beliau berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tuturnya.

Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, peran pemuda dalam mengamalkan Empat Pilar

Prof. Dr. H. Dailami Firdaus Anggota MPR DPD RI Dapil DKI Jakarta mengelar sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara hari ini, Sabtu (24/06/2023). Dalam kesempatan itu, Bang Dailami sapaan akrab Prof. Dr. H. Dailami Firdaus menekankan Peran Pemuda atau Milenial dalam mengimplementasikan nilai-nilai pancasila sebagai dasar dari pembangunan bangsa.

Disinilah pentingnya peran pemuda dalam mengamalkan pengetahuan, khususnya pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila. Karena dalam jiwa pemuda memiliki potensi yang besar dan pemuda memiliki semangat yang sangat besar dan selalu berapi-api. Karena itu bila semangat bercampur dengan pengetahuan dan diimplementasikan melalui tindakan maka akan terciptalah suatu perubahan kearah lebih baik. Pemuda sebagai agen perubahan (agent of change) ini merupakan suatu keniscayaan, bahkan dalam perjalanan sejarah bangsa-bangsa di dunia, telah tertorehkan beragam peran pemuda dalam hal perubahan.

Kita sama-sama ketahui bagaimana peran pemuda begitu penting dalam penyatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu melalui lahirnya Sumpah Pemuda. Lalu dalam kemerdekaan, para pemuda mengambil peran yang sangat krusial yang dikenal dengan Peristiwa Rengasdengklok, yang disebut sebagai penculikan dua tokoh, Sukarno dan Mohamad Hatta oleh sejumlah pemuda antara lain Chaerul Saleh, Wikana, dan Soekarni. Keduanya diculik dari Jalan Menteng 31, Jakarta menuju Rengasdengklok, Karawang. Penculikan tersebut berlangsung sekitar pukul 03.00 dini hari, sehari menjelang kemerdekaan Indonesian dimana golongan pemuda menginginkan supaya proklamasi dilakukan secepatnya tanpa melewati PPKI yang diasumsikan sebagai badan hasil bentukan pemerintah Jepang. Ucap Bang Dailami

Dengan mengikuti sosialisasi empat pilar kebangsaan ini, saya berharap besar agar para pemuda dapat mewujudkan segala nilai yang terkandung didalamnya mulai dari lingkungan terdekat dalam kehidupan sehari-hari guna menanamkan wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air yang menjadi modal dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tutup Bang Dailami